Menopause pasti akan terjadi pada semua wanita yang sudah memasuki usia lanjut. Selain waktu yang berbeda pada setiap orang, menopause juga dapat menyebabkan gejala yang berbeda. Salah satu yang sering dialami oleh wanita sebelum menopause adalah munculnya ruam merah pada kulit. Jadi, apakah ruam merah yang muncul benar-benar disebabkan oleh menopause?

Bisakah menopause menyebabkan ruam merah?

menopause menyebabkan ruam
Sumber: Berita Medis Hari Ini

Memang, mendekati menopause, salah satu perubahan bagi wanita yang paling terlihat adalah kondisi kulit Anda.

Namun, belum ditemukan bukti pasti bahwa menopause adalah faktor utama yang menyebabkan munculnya ruam merah pada kulit. Namun, perubahan hormon yang terjadi dalam tubuh mungkin merupakan efek yang membuat Anda mengalami gejala-gejala ini.

Wanita memiliki hormon utama yang disebut estrogen yang berfungsi untuk mendukung perkembangan organ reproduksi dan menjaga kesehatannya. Hormon estrogen juga membantu menjaga kulit agar tetap elastis dan terlihat muda.

Saat wanita memasuki masa menopause, tubuh akan mengalami pengurangan jumlah estrogen. Berkurangnya estrogen adalah penyebabnya Hot flash, itu adalah keadaan di mana seseorang merasakan sensasi panas hebat dari dalam tubuh.

Fenomena ini juga membuat wanita lebih sensitif terhadap perubahan suhu, terutama panas. Akibatnya, rona merah atau ruam muncul di kulit sebagai reaksi terhadap sensasi terbakar.

Selain itu, kulit seseorang bertambah tua dan akan menipis. Ini membuat kulit lebih berisiko robek dan memar. Kehilangan estrogen juga dapat menyebabkan kulit kering yang membuatnya lebih sensitif terhadap iritasi.

Ruam yang muncul juga dapat terjadi karena alergi terhadap sabun wajah yang Anda gunakan, gatal karena stres, atau kondisi medis lainnya.

Bagaimana mencegah ruam merah?

tabir surya untuk eksim

Meskipun kondisi ini normal, ada sejumlah perawatan yang dapat Anda lakukan untuk setidaknya mengurangi kemungkinan kemunculannya.

Tentu saja, Anda masih harus menjalani perawatan kulit setiap hari, terutama mengingat kulit menjadi lebih rentan terhadap masalah. Tidak hanya ruam merah, menopause dapat menyebabkan beberapa kondisi seperti bintik hitam dan pertumbuhan rambut di wajah. Berikut langkah-langkah yang bisa Anda ikuti.

1. Gunakan tabir surya setiap kali Anda bepergian

Salah satu masalah yang sering mengganggu wanita menjelang menopause selain ruam adalah munculnya bintik-bintik hitam yang dapat disebabkan oleh reaksi paparan sinar matahari.

Untuk mencegah hal ini, gunakan tabir surya sebelum Anda bepergian ke luar rumah. Pilih produk yang memiliki label spektrum yang luas dengan konten SPF 30 atau lebih sehingga perlindungan kulit dapat dioptimalkan.

2. Konsultasikan dengan dokter kulit

Seiring bertambahnya usia, risiko Anda terhadap berbagai penyakit juga meningkat, termasuk kanker kulit. Agar dapat mengantisipasi lebih awal, buatlah janji bertemu dengan dokter atau dokter kulit untuk melakukan pemeriksaan.

3. Gunakan pelembab

Seperti dijelaskan di atas, berkurangnya hormon estrogen dapat menyebabkan kulit kering. Dengan demikian, risiko Anda mengalami ruam merah akibat iritasi juga lebih tinggi.

Karena itu, gunakan pelembab untuk membantu kulit tetap terhidrasi. Pilih produk pelembab yang tidak mengandung pewangi agar tidak menyebabkan iritasi yang lebih parah.

4. Minumlah air

Tidak hanya membantu tubuh bekerja lebih baik, minum air putih juga akan berdampak pada kesehatan kulit Anda. Sama seperti sel-sel lain dalam tubuh, sel-sel kulit juga terbuat dari air. Memastikan kulit telah terhidrasi dengan baik juga harus dilakukan dari dalam, bukan?

Jangan lupa, hal lain yang harus dilakukan adalah berkonsultasi dengan dokter sebelum Anda memilih produk yang tepat untuk digunakan dalam rutinitas perawatan kulit harian Anda.

Posting dapat Menopause Menyebabkan Ruam Kulit? muncul pertama kali di Hello Sehat.