Pil keluarga berencana digunakan oleh wanita untuk mencegah kehamilan, mengontrol kelahiran, dan mengontrol kesuburan. Namun, banyak wanita yang melakukan kesalahan dengan meminum pil KB, yang berakibat tindakan pil tersebut tidak efektif, dan dapat menyebabkan kehamilan yang tidak diinginkan.

Padahal, bila diminum dengan aturan yang tepat, pil KB berpotensi hingga 99% efektif mencegah kehamilan. Namun, jika Anda melakukan kesalahan dalam proses mengonsumsi pil KB, efektivitasnya bisa turun hingga 91 persen. Oleh karena itu, Anda harus mengetahui kesalahan umum yang harus dihindari saat mengonsumsi pil KB agar bisa mendapatkan manfaat pil KB yang maksimal.

Apa saja kesalahan dalam mengonsumsi pil KB yang sering dilakukan?

Menurut sebuah artikel yang diterbitkan di Klinik Cleveland, hormon dalam tubuh wanita mengontrol pelepasan sel telur dari ovarium dan mempersiapkan tubuh untuk menghasilkan sel telur yang matang.

Pil KB sendiri mengandung sejumlah kecil hormon sintetis, yaitu estrogen dan progesteron, yang bekerja sama dengan hormon alami dalam tubuh untuk mencegah kehamilan. Ini dilakukan dengan cara mencegah tubuh melepaskan telur dari ovarium yang dikenal sebagai ovulasi.

Ada beberapa kesalahan umum dalam mengonsumsi pil KB yang dapat menurunkan efektivitas pil KB. Jika dilakukan berulang kali, kesalahan mengonsumsi pil KB bisa menjadi masalah. Misalnya, risiko Anda mengalami kehamilan atau risiko lainnya lebih tinggi. Meski begitu, tahukah Anda apa saja kesalahan dalam mengonsumsi pil KB yang sering dilakukan? Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

1. Lupa minum pil KB

Salah satu kesalahan paling umum dalam mengonsumsi pil KB adalah lupa meminumnya. Padahal, tidak mengonsumsi pil KB secara rutin bisa merusak program KB yang sedang Anda jalani. Bahkan, dilansir dari Self, Obgyn bersertifikat dewan Antonio Pizarro, M.D. mengatakan jika lupa minum pil KB, maka minumlah secepatnya.

Misalnya, saat Anda lupa minum pil di malam hari, saat bangun dan mengingatnya, segera minum pil sesuai dosis yang harus Anda minum tadi malam. Pil yang harus Anda minum hari itu tetap diminum pada waktu dan jam yang seharusnya Anda jadwalkan.

Namun, jika Anda tidak ingat sama sekali dan hanya ingat kapan waktunya untuk dosis berikutnya, minumlah dua pil sekaligus. Namun, jika Anda lupa meminumnya selama dua hari atau lebih, maka Anda perlu mengulangi aturan pil dari awal selama tujuh hari berturut-turut dan menggunakan kontrasepsi cadangan seperti kondom selama satu minggu.

Risiko Anda hamil dapat meningkat jika Anda tidak meminum pil ini selama dua hari berturut-turut. Apalagi jika Anda juga tidak menggunakan kontrasepsi cadangan saat melakukan kesalahan dengan mengonsumsi pil KB ini. Ada baiknya Anda berkonsultasi dengan dokter tentang langkah-langkah yang perlu Anda ambil jika lupa minum pil.

2. Jangan minum pil KB pada saat bersamaan

Kesalahan paling umum yang dilakukan kebanyakan wanita saat mengonsumsi pil KB adalah meminum pil tidak pada waktu yang sama setiap hari. Jika Anda mengonsumsi pil yang hanya mengandung progestin, maka Anda perlu meminumnya pada waktu yang sama setiap hari.

Pasalnya, bahan aktif dalam pil ini tidak bertahan lama di dalam sistem tubuh dan umumnya hanya bertahan selama 24 jam. Karena itu, bila diminum pada waktu yang berbeda setiap hari, kesuburan alami akan kembali dan memungkinkan rahim mengeluarkan sel telur. Ini tandanya, Anda memiliki kemungkinan untuk mengalami kehamilan.

Selain itu, Anda juga berisiko mengalami pendarahan tidak teratur. Apalagi jika Anda berhubungan seks setelah telat minum pil, maka Anda berisiko tinggi hamil. Jika Anda mengonsumsi pil KB yang mengandung kombinasi hormon estrogen dan progestin, Anda bisa lebih leluasa dalam memilih kapan harus meminum pil setiap hari.

Namun, Anda tetap disarankan minum pil pada waktu yang sama setiap hari, untuk membentuk kebiasaan dan menghindarkan Anda dari lupa. Jadi, hindari salah satu kesalahan paling umum saat ini minumlah pil pada waktu yang sama setiap hari untuk memaksimalkan kerja pil.

3. Jangan berkonsultasi dengan dokter saat memutuskan untuk minum pil KB

Meski penggunaan pil KB dianjurkan oleh pemerintah untuk mengontrol kelahiran, namun tidak semua orang aman menggunakannya. Pasalnya, setiap orang memiliki kondisi kesehatan yang berbeda-beda. Karena itu, selalu konsultasikan ke dokter dan periksa riwayat kesehatan Anda sebelum memutuskan untuk menggunakan pil ini.

Kesalahan mengonsumsi pil KB bisa berisiko jika Anda tidak mempertimbangkan riwayat kesehatan Anda. Misalnya, jika Anda memiliki riwayat penggumpalan darah, mengonsumsi pil KB dapat meningkatkan risiko terkena kondisi ini. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Dokter Anda akan membantu Anda mengetahui apakah Anda cukup sehat untuk menggunakan pil KB.

Jika tidak sesuai, dokter juga akan membantu Anda menentukan jenis kontrasepsi yang paling sesuai dengan kondisi dan kebutuhan Anda. Dengan begitu, Anda tetap bisa mencegah kehamilan sekaligus meminimalkan efek samping pil KB yang tidak diinginkan.

4. Minum pil KB saat menjalani pengobatan lain

Tahukah Anda bahwa ada beberapa jenis pengobatan yang dapat membuat pil KB kurang efektif? Faktanya, hal ini bisa menghambat pil bekerja sepenuhnya. Artinya, bila pil KB tidak bekerja efektif, peluang Anda untuk hamil lebih tinggi.

Tidak hanya itu, error ini juga bisa menyebabkan efek samping lain yang berbahaya bagi tubuh. Beberapa obat ini meliputi:

  • Antibiotik seperti rifampisin.
  • Obat oral untuk infeksi jamur.
  • Obat untuk HIV.
  • Suplemen herbal tertentu.

Oleh karena itu, Anda harus selalu berusaha untuk menghindari kesalahan dalam mengonsumsi pil KB jika ingin mendapatkan manfaat maksimal dari pil KB yang Anda gunakan. Jika Anda memerlukan informasi lebih lanjut, Anda harus menghubungi dokter, bidan, atau praktisi kesehatan setempat secara langsung.

Postingan 4 Kesalahan Minum Pil yang Sering Dilakukan muncul pertama kali di Hello Sehat.